PENANTIAN YANG TERJAWAB

PENANTIAN YANG TERJAWAB
Oleh Fara

Ketika sang surya terbit dari ufuk barat
Ketika ku mendengar kicau burung yang indah
Pagi ku kini disapa oleh gulungan ombak
ku menatap jauh kesana
hanya satu ingin ku , ku ingin jumpa denganmu
hanya bayangmu yang temani hari ku kini
apa kau tau kasih ..
ku merindumu disini
ku menanti mu disini
apa kau tak mengerti
tentang semua rasa yang ku berikan padamu
apa penantian ku selama ini salah

Tuhan ..
bantu dia untuk mengerti akan perasaan ku padanya
aku inginkan dia temani hariku yang sepi
aku disini bagaikan burung terbang tak tahu arah tujuan
setiap malam ku berdoa untuknya supaya dia bisa kembali padaku
supaya dia bisa temani hari hari ku yang sepi
aku yakin suatu saat dia akan kembali padaku
entah kapan waktunya
hanya engkau yang tahu ..
tuhan tolong pertemukan aku dengan dirinya
rasa rindu yang ku miliki kini tak bisa ku tampuk
rasa rindu ini sudah meluap untuknya tuhan..
aku rindu saat aku bersamanya
ssat aku bahagia bersama
saat dia mengusap air mataku
saat dia mengukir kenangan bersama ku

Tuhan ..
biarkan rasa sayang ku berlabuh padanya ..
kini ku mengerti arti penantian ku selama ini ..
kau hanya menguji kesetiaan ku pada mu
sekarang kau tlah kembali pada ku
dan tak'an ku lepas genggam mu
kan ku peluk erat ..
sekarang kebahagian ku sudar terasa sempurna
karna kau sudah berada disis ku untuk selamanya
trimakasih tuhan kau telah menjawab doa ku selam ini ..

NEW! Kumpulan lengkap kata kata mutiara cinta

NEW! Kumpulan lengkap kata kata mutiara cinta pilihan penuh arti dan makna terbaru hari ini, terdapat pula kata-kata mutiara cinta romantis, islami, sejati, kahlil gibran, kata bijak serta kata motivasi cinta.

Spesial bagi yang lagi kasmaran a.k.a jatuh cinta sama seseorang (cewek or cowok) ataupun buat yang sedang galau, sedih atau patah hati karena persoalan cinta, kata mutiara berikut ini mungkin sangat cocok untuk anda baca. Karena kandungan arti serta maknanya yang sangat dalam dan indah, sehingga bisa menyejukkan, menentramkan dan menyentuh hati.

Selain kata mutiara cinta, kami juga telah memiliki koleksi ucapan selamat ulang tahun yang romantis, ucapan ulang tahun lucu & unik. Bila perlu, silahkan kalian lihat juga. :)

Oke deh Bro&Sis, langsung saja mari kita sama-sama membaca & merenungkan kata-kata mutiara pilihan terbaik di bawah ini:


Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut) Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya.


Menikahi wanita atau pria karena kecantikannya atau ketampanannya sama seperti membeli rumah karena lapisan catnya. Harta milik yang paling berharga bagi seorang pria di dunia ini adalah hati seorang wanita.


Setetes kebencian di dalam hati
Pasti akan membuahkan penderitaan
Tapi setetes cinta di dalam relung hati
akan membuahkan kebahagiaan sejati


Engkau berbuat durhaka kepada Allah, padahal engkau mengaku cinta kepada-Nya? Sungguh aneh keadaan seperti ini. Andai kecintaanmu itu tulus, tentu engkau akan taat kepada-Nya. Karena sesungguhnya, orang yang mencintai itu tentu selalu taat kepada yang ia cintai.


Kalahkan Kemarahan dengan Cinta Kasih
Kalahkan Kejahatan dengan Kebajikan
Kalahkan kekikiran dengan Kemurahan Hati
Kalahkan Kesombongan dengan Kejujuran


Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.


Nafsu hanya akan memberikan kebahagiaan sesaat
tapi cinta yang tulus dan sejati akan memberikan
kebahagiaan selamanya


Jika kita mencintai seseorang
Berusahalan untuk tampil apa adanya
karena Cinta sejati selalu dapat
Menerima Kelebihan dan Kekurangan


Bagi seorang muslim dan beriman, cnta terbesar dan cinta hakiki ialah cinta kepada Allah. Bentuk cinta dapat kita wujudkan dalam berbagai rupa tanpa batas ruang dan waktu dan kepada siapa atau apa saja asalkan semuanya bersumber dari kecintaan kita kepada Allah dan karena menggapai ridha-Nya.


Bahagialah bagi orang yang mengerti akan arti cinta,
Karena Cinta itu akan memberikan warna bagi kehidupannya
Cinta yang teramat besar kadang dapat membuat kita
tak bisa mencintai lagi
Perempuan diciptakan dari tulang rusuk Laki – laki
Bukan dari kepalanya untuk menjadi peneduhnya
Bukan dari kakinya untuk menjadi tumpuannya
Tapi dari sisinya untuk menjadi sama
Dekat dengan lengannya untuk dilindungi
Dan dekat dengan hatinya untuk dicintai


Cinta Tak Harus Saling Memiliki
Kadang Kala Mereka Harus Melepaskan Cinta Tersebut
Karena Cinta yang Sejati Selalu Ingin Membahagiakan
Orang Yang dicintai .


Bel bukanlah bel sebelum engkau membunyikannya
Lagu bukanlah lagu sebelum engkau menyanyikannya
Cinta di dalam hatimu tidak diletakkan untuk tinggal di sana


“Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang banyak berdoa. Oleh karena itu, berdoalah pada waktu ashar hingga matahari terbit, karena pada waktu itu pintu-pintu langit terbuka, rezeki-rezeki dibagikan dan hajat-hajat penting dikabulkan”


kata kata mutiara

Cinta bukanlah cinta sebelum engkau memberikannya
Nafsu adalah emosi
Cinta adalah pilihan
Cara untuk mencintai sesuatu adalah dengan menyadari
Bahwa sesuatu itu mungkin hilang


Cinta adalah kunci induk yang membuka gerbang kebahagiaan
Kekasih yang bijaksana tidak menghargai hadiah dari kekasihnya
Sebesar cinta dari si pemberi


Di antara mereka yang saya sukai atau kagumi,
saya tidak dapat menemukan suatu kesamaan
Tetapi di antara mereka yang saya kasihi,
saya dapat menemukannya: mereka semua membuat saya tertawa


Kita harus sedikit menyerupai satu sama lain
untuk mengerti satu sama lain
Tetapi kita harus sedikit berbeda
Untuk mencintai satu sama lain


Cinta yang belum matang berkata:
“Aku cinta kamu karena aku butuh kamu”
Cinta yang sudah matang berkata:
“Aku butuh kamu karena aku cinta kamu”


Cinta memasukkan kesenangan dalam kebersamaan
kesedihan dalam perpisahan harapan pada hari esok kegembiraan di dalam hati
Siapa pun yang mempunyai hati penuh cinta selalu mempunyai sesuatu untuk diberikan
Cinta sejati dimulai ketika tidak sesuatu pun diharapkan sebagai balasan


Sahabat sejati adalah mereka yang sanggup berada disisimu ketika kamu memerlukan sokongan walaupun saat itu mereka sepatutnya berada di tempat lain yang lebih menyeronokkan.


Segera sesudah kita belajar mencinta
Kita akan belajar untuk hidup
Cinta…
Jika anda memilikinya, anda tidak memerlukan sesuatu pun yang lain
Dan jika anda tidak memilikinya, apa pun yang lain yang anda miliki tidak banyak berarti


Kata-kata lembut yang kita bisikkan pada pasangan kita, tersimpan di suatu tempat rahasia di surga. Pada suatu hari, mereka akan berjatuhan bagaikan hujan, lalu tersebar, dan misteri cinta kita akan tumbuh bersemi di segala penjuru bumi. - enetter.blogspot.com


Cinta tidak dapat dipaksakan
Cinta tidak dapat dibujuk dan digoda
Cinta muncul dari Surga tanpa topeng dan tanpa dicari


Seorang wanita yang berpura-pura menertawai cinta itu seperti seorang anak kecil yang menangis di malam hari karena ketakutan


Terkadang cinta yang baru malah datang dari kawan lama. Terkadang kekasih yang baik adalah orang yang selalu ada untuk kita.


Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. (Al-Baqarah: 165)


"Jangan memandang rendah dan remeh orang lain, Hanya karena tak lebih pintar, tak lebih kaya, tak lebih beruntung Dan tak mempunyai pangkat sepertimu. Kadangkala di mata Allah Swt, batubara yang terlihat legam. Terlihat lebih berkilau dibanding dengan permata yang mahal harganya."


Cerpen : CINTA DALAM HATI



cerpen cinta dalam hati

CERPEN CINTA DALAM HATI

Namaku vina karina, Karin sebutan temanku biasa memanggilku. Aku, Via, Nuri dan Septin kami sudah berteman sejak duduk di bangku SMP,dan hari ini adalah hari yang amat aku dan tamanku nanti,karena hari ini pertama aku masuk SMA,Senang rasanya hari ini memasuki masa orientasi untuk hari pertama, seperti biasa di bagi tiap regu kelompok dan aku masuk kalompok suku banyuke ada kakak pendampingnya dia bernama Aldy dia duduk kelas 2 selisih setahun sama aku,kayaknya sih baik si kakak ini tapi agak jutek,tak lupa kamipun satu persatu berkenalan dengan teman kelompok,acara di mulai berbagai permainan kami jalani dan berbagai hukumanpun kami dapatkan,Tapi ini hari sangat menyenangkan bertambah teman,pengalaman tentunya,hari pertama sukses aku jalani,Aku,Via,nuri,dan Septin bargegas untuk pulang kerumah,sampai di rumah kami harus menyiapkan bekal untuk MOS hari esok,keesokan hari kami berempat bergegas berangkat untuk tidak telat karena akan dapat hukuman kalau telat,kamipun sampai juga di sekolah dan langsung apel seperti biasa selanjutnya kegiatan MOS,,,,,,,dan begitu selanjutnya sampai hari terakhir.

Hari pertama aku masuk untuk mengikuti pelajaran,tapi sebelumnya cari kelas dan tempat duduk,kebetulan aku dan via satu kelas jadi tak perlu cari teman buat duduk bareng,bel berbunyi krriiiiiinnnggggg’’’’’’’’’’’’’; kamipun siap untuk mengikuti pelajaran pertama,tapi sebelumnya guruku meminta untuk perkenalan terlebih dahulu,Bagas begitu aku termenung melihat sosok dia yang kalem santun dan lembut bicaranya,ah bodoh aku kan baru lihat dia mungkin cuma perasaanku saja,pelajaranpun di lanjut guruku menerangkn dengan serius,tapi aku gak bias konsent mataku jlalatan bawaannya selalu tertuju pada Bagas,kenapa sih aku gak biasanya kayak gini aneh,Viapun bertanya,,kenapa kamu Rin???jawabku gak apa-apa kok Vi jawabku datar,,,,kamu perhatikan dong gurunya nerangkan nanti kamu gak ngerti lho!!!!! Iya Vi ne udah ku perhatikan,,,,bel udah berbunyi waktunya kami berempat bergegas untuk ke kantin,lagi dan lagi cowok itu muncul,,sambil mendesah!!!! Siapa Rin Tanya Nuri?????sambil keheranan,,,!!!! Siapa lagi kalau bukan si Bagas,,,owww Bagas to jawab Via mendesir,,,udah yuk kita makan keburu bel nanti,,bel bunyi lagi waktunya masuk kelas masing-masing pelajaran selanjutnya di mulai,lagi dan lagi mata dan fikiranku tertuju pada si Bagas,,akupun berusaha mengalihkan fikiranku ke pelajaran tapi tetap gak bisa,,jantungku berdebar cepat dak fikiranku mulai gak tenang dan hilang semua konsent pelajaranku guruku mengakhiri pelajaran dan waktunya untuk pulang,,sampai di halaman sekolah Bagas menghampiri aku,,dan ngobrol banyak ntah apa yang aku obrolin gak terasa udah dekat dari rumah,gak lama Bagaspun pamit pada kami untuk belok ke gang rumahnya sambil berkata:mampir yuk!!! Jawab kami iya terima kasih lain kali aja,,,kami terus berjalan dan akhirnya sampai rumah juga,,hari yang sangat melelahkan bercampur bahagia itu yang aku rasakan perasaan yang aneh dan selalu bertanya-tanya tentang Bagas,kenapa fikiranku selalu memikirkan Bagas sampai malam larut aku tak nyenyak tidur di fikiranku selalu teringat dia tadi saat bicara di depan kelas,mataku tak kuat lagi wktunya tidur dan besok harus bangun pagi,

Suara alarm membangunkanku udah pasti udah pagi,waktunya bangun dan mempersiapkan diri untuk berangkat sekolah,teriakan suara temanku udah terdengar aku harus pamit pada kedua orang tuaku untuk berangkat sekolah,kamipun berangkat seperti biasa berempat,kami berjalan dan tak kuduga Bagas terlihat berdiri entah nunggu siapa,tak lama Bagas malambaikan tangan pada kami,Dia berkata” aku udah lama nunggu kalian ayo cepat udah agak siang ini”,iya sabar singkat jawab kami.Kamipun berangkat bereng bersama dengan Bagas tak terasa sampai juga di sekolah,tak lama belpun meandering kamipun bersiap menuju kelas untuk mengikuti pelajaran,ada yang aneh dari si Bagas kenapa dia memandangku seperti itu???dalam hatiku bicara,jam pelajaran udah berakhir,dengan perasaan kaget Bagas menghampiri aku untuk mengajakku ke kantin bersama-sama,kamipun bergegas ke kantin untuk makan dengan penuh canda kami ngobrol,gak seperti biasanya perasaanku bahagia banget ntah apa yang aku rasakan aku juga bingung,wknya istirahat udah berakhir sa’atnya pelajaran selanjutnya,Bagas tak henti-hentinya melihat aku di kelas begitu dia seterusnya sampai jam pelajaran habis,pulang sekolah Bagas pulang bersama kami,keesokan harinya Bagas datang kerumah dan mengajakku jalan-jalan tak bisa aku menolak dalam hatiku dan akhirnya aku ngangguk dan berkata iya,kamipun jalan berdua.

Keesokan harinya ada yang tak lengkap di kelasku si bagas tak datang di kelas,,sepulang sekolah kami mampir kerumah Bagas yang kebetulan satu perum untk memastikan kenapa dia sebenarnya,sampai di rumah Bagas tak terlihat siapapun,kamipun memutuskan untuk pulang.

Sampai di rumah perasaanku mulai cemas,fikiranku yang ada hanya Bagas,dan aku selalu bertanya:????kenapa dia”??mulai saat ini aku merasakan perasaan yang amat aneh mungkin ini yang di namakan CINTA tapi aku tak sepenuhnya paham apa itu cinta,yang jelas perasaanku ke bagas beda dengan perasaanku sebelumnya itu yang aku rasakan sekarang.

Sudah 3 hari Bagas tak terlihat,perasaan cemasku gak bisa hilang selalu memikirkan dia dan dia,gak ada kabar yang pasti,aku ingin ngobrol dan bercanda sama Bagas itu yang aku inginkan saaat ini.

Keesokan harinya Bagas datang kesekolah tentunya dengan wajah yang penuh semangat,tak lupa dia selalu menyapaku,”Pagi Karin”??? “Pagi juga Bagas”jawabku singkat,sambil tersenyum.

Udah cukup lama aku dan Bagas selalu bersama-sama,tak ada yang berubah dari seorang Bagas di tetap yang dulu,seorang yang santun,begitupun perasaanku gak berubah sedikitpun dari yang dulu tetap.

Tiga hari lagi aku genap berusia 18 tahun,aku pengen meranyakan hari bahagiaku bersama orang yang aku sayang selain orang tuaku dan adik-adikku,tapi siapa ???”!!! ntahlah pikiranku terlalu berharap banyak untuk itu sedangkan pacar aja gak punya,tapi aku selalu berfikir Bagas bisa menemaniku saat hari bahagiaku nanti tapi itu gak mungkin.

Keesokan hari kudengar kabar yang membuat hatiku terpukul,bahwa hari ini Bagas masuk rumah sakit lagi karena penyakitnya kambuh lagi,dia sudah lama menderita penyakit dalam,hatiku gundah perasaan cemas selalu datang di setiap aku mengingat dia.

Malam hari dan bertepatan dengan hari ultahku aku merayakan kebahagiaan ini bercampur perasaan gundah,dan malam itu juga aku datang ke rumah sakit untuk melihat keadaan Bagas,sesampai di rumah sakit aku melihat Bagas berbaring dengan mata terpejam,tak lama ada seorang ibu menghapiriku di depan jendela,dan bertanya.”??
Ibu : sedang apa adek di situ?
Jawabku : lihat teman sakit.!!
Ibu : siapa??
Jawabku : Bagas .!!
Ibu : Benarkah?
Jawabku : iya,memang kenapa bu??
Ibu : kamu temannya Bagas anak saya??
Jawabku : iya,teman sekelasnya dia.!!
Ibu : kalau gitu silahkan masuk.!!!
Jawabku : terima kasih ibu.bergegas kedalam`````….

Sang ibu pun ngobrol banyak sama aku dan Tanya-tanya tentang aku,tak lama ia mengeluarkan kertas kecil ntah apa itu,tak ku duga ia mengasihkan kertas kecil itu padaku,beliau bilang ini titipan dari Bagas dan ia tak tau persis apa pesannya.

Tak lama ibu pamit untuk keluar sebentar,akupun nunggu Bagas sendirian dan aku mandekati dia ku genggam tangannya seakan ku tak mau kehilangan dia sambil ku berdoa,tak lama ibu datang,gantian aku pamit keluar sebentar kepada ibu,aku duduk sambil merenung tak lama terdengar jeritan dari kamar Bagas di rawat akupun segera masuk kedalam ibu Bagas menangis histeris dan ternyata Bagas tutup usia, akupun larut dalam kesedihan tak mampu ku bendung air mata ini yang terus menetes,ku hanya bisa terdiam melihat kenyataan ini,akupun membaca surat dari Bagas,perlahan ku mulai membaca yang isinya. “hari ini adalah hari bahagiamu yang genap 18 tahun,happy birthday yach,,,,,,Sehat selalu dan selalu di lindungi tuhan YME, Karin,sudah lama kita bersama-sama tapi aku gak berani ngungkapin perasaan ku ke kamu yang sebenarnya aku sayang sama kamu,meskipun aku gak bisa miliki kamu tapi aku selalu sayang kamu dan selalu ingat kamu di sana” tanpa sadar hatiku menjerit dan aku meneteskan air mata yang ternyata Bagas juga sayang sama aku sebaliknya aku ,tapi semua telah berlalu dan hanya kenangan kita.

Ini adalah hari terindahku juga kado terindahku sekaligus hari dukaku,kamu telah kembali,selamat datang kesendirian,selamat datang kesedihan dan selamat jalan “CINTA DALAM HATIKU”.


~~~~~~~~~~~ the end ~~~~~~~~~~

Cerpen : CINTA PERTAMAKU YANG ABADI


cinta pertama

CINTA PERTAMAKU YANG ABADI

Aku melihat matanya, begitu banyak kilauan harapan disana, harapan beribu rasa yang kini aku pendam kepadanya, entahlah, haruskah aku berharap begitu tinggi. Aku tahu diri tentang cinta, dimana aku bahkan terlalu naif untuk menyentuhnya.
Aku terhanyut dalam diam, terhanyut dalam waktu yang kini menghipnotisku…
“mar, bengong aja nih.. kesurupan ya lu?” Simon menghampiri ku, dengan senyumnya yang menusuk ulu hati, oh tidak, aku mungkin berlebihan, tapi itulah kenyataannya.
“sialan… ehh kelas udah sepi banget, kita pulang yuk” ajakku, seketika melihat sekeliling kelas yang kini kosong dan hanya tinggal kita berdua.
“ntar deh, gue nunggu butet” dia tersenyum lagi.
“butet? si liliana natsir maksud lu?” Tanyaku meyakinkan.
“iya, lu tau gak mar?, kemaren dia senyumin gue loh” Ucapnya dengan penuh kegembiraan.

inilah mengapa aku tak pernah berani untuk bermain dengan cinta, dimana cintaku hanya tertuju padanya. Simon, ya, sahabatku sendiri. Aku terlalu naif dengan cinta. Aku tahu begitu sulit mendapatkan cinta simon, oh tidak seharusnya aku mengharapkan itu. Tapi jika dibanding butet, si cewek populer yang selalu dikejar cowok keren, aku bukanlah apa-apa.

“lo pedekate?” Tanyaku berusaha bersikap santai meskipun tertahan rasa sakit.
“yoi, hahaha, gue kemaren jalan sama dia, dan rencananya gue mau nembak dia hari ini” simon menatapku penuh senyum, tatapan yang bahkan siap menghancurkanku.
“eh mon, gue ke toilet dulu yak” aku langsung bergegas ke toilet, mungkin simon akan bingung dengan tingkahku ini.

Aku membasuh wajahku, menatap sekali lagi wajahku didepan cermin. “hai gadis biasa” ucapku pada bayangan cermin diriku sendiri. Aku tersenyum, mungkin ini memang jalan takdirku, mengagumi tanpa dicintai. Aku bergegas kembali ke ruang kelas. Namun, belum sampai aku ke daun pintu aku mendengar suara yang tak asing bagiku.

“kamu mau kan jadi pacar aku tet?” ucap simon dengan lembutnya.
“iya, aku mau mon” butet lalu memeluk simon dengan lembut.
Aku hanya mematung dari luar pintu, melihat semuanya, ya, cukup sudah.
“hmmmmm… kayaknya gue ganggu nih” aku berdehem dengan wajah gembira yang amat sangat dipaksakan.
“selamat ya”
“makasih mar, gue seneng hari ini akhirnya bisa juga kesampean nembak malaikat gue ini” ucap simon sambil menatap lembut butet… haruskah aku mengalami kesakitan ini Tuhan?.
“mar, kita pulang yuk, udah sepi nih sekolah” Ajak butet sambil merangkulku.
“eh ogah amat gue pulang ama kalian berdua, nanti gue jadi obat nyamuk, males ahhh” Bagus, alasanku mungkin kini masuk akal.
“udah sono lo berdua pulang duluan, gue mau ke toko buku dulu” ucapku berbohong.
“benernih mar?, gue kan tadi yang udh nyuruh lo nunggu, masa lo pulang sendiri sih” simon kini melihatku heran, seakan tak mengerti dengan jalan pikiranku.
“udeh gapapa, sono lo berdua pergi… jangan lupa PJ ya!!!”



“jadi si simon udah jadi pacar butet, mar?” Tanya sahabatku nitya, aku memutar tubuh ku menatapnya sembari mengangguk.
“gue gak ngerti betapa sabarnya elo, dan gue juga gak ngerti kenapa simon gak pernah sadar sama perasaan lo” nitya menatapku dengan penuh keheranan.
“mungkin karna gue gak pernah mau nunjukkin perasaan gue nit” aku mencoba tersenyum tulus.
“gue harap simon bakal tau secepatnya perasaan lo mar” Nitya menepuk pundakku, sambil tersenyum tulus.

Siang ini begitu cepat, secepat jam istirahat yang seakan liar memanggil…
“Mar ke kantin yok. !” Ajak nitya yang sedari tadi menunggu ku mencatat sisa pelajaran biologi.
“hmm.. oke, simon mana?” Aku memutar bola mataku mengelilingi kelas, dan tak ku lihat sosok simon.
“tadi dia ke kelas butet dulu katanya” Nitya menyeretku ke kantin tanpa ampun. Tepat disana, mataku tertuju pada objek yang tak asing lagi, dan sangat ku kenal. Simon, dia sedang bersama butet alias liliana yang sekaligus pacarnya. Sejenak Nitya berhenti, dan menatapku penuh arti.
“kita gak jadi ke kantin aja yuk, gue udah gak laper nih.” Ucap Nitya sambil menarik tanganku, sedangkan mataku masih tertuju pada dua orang sejoli yang kini hampir saja meremukkan hatiku, mungkin ini berlebihan, tapi itulah kenyataannya, bahwa semua hal yang didasari dengan cinta kadang dapat menjadi berlebihan.



“pulang sekolah sama siapa mon? lili?” Aku menekan nama ‘lili’ yang biasanya aku panggil ‘butet’.
“tau nih, dia ada perlu katanya, bareng gue yuk mar”
“yakin nih gapapa?, ntar ada yang marah gimana?” Ucapku dengan senyum canda.
“ah elu mar, kayak siapa aja deh, lu kan sahabat gue, tenang aja, si butet mah udah maklum kali” Dia menggandeng tangan ku untuk masuk ke mobilnya, oh ya, ini memang cukup membuat hatiku hampir pecah.

didalam mobil
“mon, gue mau ke mall dulu, si nitya ngajak gue nonton” ucapku singkat setelah membaca pesan dari nitya yang memintaku untuk menemaninya nonton film terbaru di bioskop.
“wah seru tuh, gue juga ikut ahhh”



“mon, elo dong yang ngantri tiket” Nitya menatap rayu pada simon.
“ahelahh kebiasaan yang kayak gini pasti selalu gue” ucap simon sambil berjalan ke loket tiket sambil ngedumel sendiri.
Aku terkekeh melihat Simon dengan tingkahnya yang seperti anak kecil.
“mar, kenapa sih elu gak pernah bilang perasaan lu aja sama simon?” Nitya menatapku penuh arti. Kini bibir ku kelu.
“apa itu harus?, gue gak mau menghancurkan hubungan mereka yang sangat bahagia itu, biarin aja kan, kalo jodoh juga gak kemana” Ucapku dengan senyum yang sangat amat dipaksakan.
“elu gak akan menghancurkan hubungan mereka mar, untuk mencintai seseorang itu wajar, dan lu punya hak untuk menyatakannya, dan simon berhak tau itu, Mar, waktu itu kejam, lebih baik lu nyatain perasaanlu sama dia, sebelum terlambat, yah cuma biar dia tau apa yang lo rasa, selebihnya itu hak dia”
Aku tertegun dengan ucapan Nitya, dan sejenak aku berpikir bahwa ada benarnya juga, yah, aku bisa saja menyatakan perasaan ku pada Simon. Tapi apa aku sanggup jika nantinya persahabatan kami hancur dan dia menjauh?. tidak, aku tidak sanggup untuk itu.



angin membelaiku lembut, rasakan kilauan sensasi imajinasi didalamnya, menyergap masuk ke dalam jiwa, membawaku ke nirwana, merengkuh ku dalam keindahan. Aku terhanyut dalam ketenangan, angin membuat ku tak berdaya meskipun hanya untuk membuka mata… terlalu nyaman… Tenangnya air danau ditengah taman ini menghipnotisku, seakan siap menelanku. Dan kibaran bunga lavender bewarna-warni bagai permadani alam.

“dooor mar!!”
“ih, simon, ngagetin aje lu!” Sergahku pada simon.
dia tersenyum, ya, senyum yang selalu ku cinta, senyum penuh keindahan. Jika aku mati, aku ingin dia tersenyum seperti itu kepadaku.
Simon kini berbaring diatas rumput tepat disebelahku, aku meliriknya sejenak, melihatnya memejamkan mata untuk menikmati hilir mudik angin sore.
“mon, gue boleh ngomong jujur gak?” Aku memejamkan mataku sejenak, mengumpulkan kekuatan yang ada.
simon membuka matanya dan seketika menatap birunya langit yang tak menyilaukan.
“gue sayang sama lo mon” Kataku dengan blak-blakan… disaat itu, aku tak peduli, inilah rasa yang selalu aku simpan padanya, setumpuk rasa yang kini tak ada tempat karna telah terlau banyak.
Simon hanya tersenyum, lalu memejamkan matanya lagi, aku semakin heran, sudahlah, aku tahu siapa diriku, dan siapa aku.

Malam ini aku berdebat dengan fikiranku sendiri.
“iya gue tau, gue juga sayang sama lo mar” aku mencerna kata-kata simon tadi.
Aku tak mau berlebihan dalam menganggap ucapannya. Tidak, aku sahabatnya, dan dia menyayangiku sebagai sahabatnya.
Aku mulai lesu, kutatap wajahku sekali lagi dikaca. “Hai gadis biasa” Ucapku pada bayanganku sendiri di cermin.



Aku tak menyangka, kabar pagi ini, kabar yang begitu menggetkanku sekaligus membuatku lega, entahlah terlalu ambigu.
“katanya si simon udah ngerasa gak cocok sama butet” Ucap Nitya singkat.

Aku menghampiri simon yang sedari tadi termenung di bangkunya. Ku lihat wajahnya yang begitu lesu, aku benci melihatnya seperti itu, aku ingin simon yang biasanya ceria, aku ingin dia kembali, meskipun itu artinya juga menyakitkan bagiku.
“lo bisa cerita kok sama gue” Aku duduk disebelahnya, dia menoleh padaku sejenak, lalu kembali dengan pandangan lurusnya yang lesu.
“gue ngerasa buruk hari ini” Dia tertawa pahit, seakan mengejek dirinya sendiri.
“gue tau, karna lili kan?” Dia menggeleng kuat, lalu menoleh padaku.
“bukan, bukan dia, gue emang gak cocok sama dia, gue sama dia putus baik-baik”
“trus?” Tanyaku yang kini makin penasaran.



Aku merasakan angin semilir di jendela kamar, kupejamkan mataku sesaat, menginat kejadian disekolah tadi, disaat semuanya begitu terasa hancur, berkeping-keping.
“semua karna gue masih cinta sama seseorang, dia first love gue mar, dia selalu menghantui gue, gue cinta sama dia, sejauh apapun gue menghindar dari perasaan ini, gue gak bisa, gue terlalu pengecut buat nyatain cinta gue sama dia, tapi kali ini enggak, gue gak akan ngebiarin waktu buat ngebunuh gue, gue akan nyatain perasaan gue hari ini”

Tepat saat itu, hatiku merasa hancur, entahlah, begitu rapuh kah aku?. Terlalu rapuh, bahkan aku tak bisa berbuat apa-apa. Inikah jawaban dari semua rasaku padanya?. oh bukan, ini bukan jawaban, karna cinta tak pernah memberi pertanyaan.



“Halo nit.. temenin gue yuk!.. hah? gak bisa? oh yaudahdeh, enggak kok gue gak marah, Oke bye” Aku menutup telepon dengan lesu.
Aku benar-benar butuh teman, aku butuh hiburan…



aku menjelajahi kios-kios di mall. Aku pergi ke mall bukanlah karna keinginanku. Aku harus mencari kado untuk sepupu ku yang ulang tahun, tak henti aku melihat pernak-pernik yang meyilaukan mata, menarik perhatian, sampai saatnya aku melihat pemandangan yang tak pernah aku duga.
Hatiku runtuh, bagai gedung yang mendapat gempa bumi terbesar.
aku melihat simon yang sedang tersenyum dan tertawa bahagia dengan Nitya, sungguh ceria. Simon memegang sebuah boneka Panda berwarna ungu, warna kesukaan ku.
Tak terasa, air mataku telah melaju deras, tak peduli jika banyak mata yang akan melihat nya. Aku hancur sekarang.
Aku berlari keluar gedung Mall, tak peduli dengan suara keras Nitya dan Simon yang memanggil namaku.
Aku terus berlari, sampai kulihat cahaya yang menyilaukan mata, membuatku terpejam… dan… semua gelap.



Inilah akhir cintaku, cinta yang kini dibunuh waktu, dipisahkan olehnya.
Aku berniat mengajak Nitya mencari kado untuk Maria pada malam itu, demi melancarkan misiku. Tapi semua berubah menjadi malapetaka. Malapetaka yang kini merenggut kebahagiaanku, cinta pertamaku. Haruskah aku merasakan pahitnya ini maria? Aku kehilangan cinta pertamaku, belahan jiwaku, kebahagiaanku… aku mencintaimu Maria.

“mon, kita pulang yuk, semua orang udah pada pergi” Nitya mengelus pundakku pelan. “ini bukan salah lo mon”
“gak papa nit, gue masih mau disini” ucapku pada nitya. “yaudah kalo gitu”‘.
“Maria, ini surat dari aku buat kamu, aku tahu kamu gak ada disini sekarang, tapi aku harap malaikat menyampaikan isi surat ini untuk kamu disurga… aku terlalu pengecut Maria, maafkan aku.. aku mencintaimu Maria” aku menaruh selembar kertas yang merupakan suratku untuk maria tepat di atas gundukkan tanah itu, menatap tempat itu lekat dengan air mata yang telah tertahan lama, lalu berbalik dan pergi menjauh dari makam Maria.

Dear my first love,
Aku terlalu pengecut untuk menatap indahnya cintamu…
Aku selalu menoleh dan takut bahwa cintaku tak terbalas…
Tapi aku tahu, aku tidak bisa menghindarinya..
Rasa ini selalu menghantuiku..
Aku sadar, ketika melihat matamu, tatapanmu yang penuh keteduhan, aku sadar, engkaulah belahan jiwaku…
Tak pernah aku merasakan cinta yang sangat berarti seperti ini… hanya padamu…
AKU MENCINTAIMU MARIA…
salam sayangku padamu,

Simon.

----- the end .........

NUSANTARAKU

NUSANTARAKU
Oleh NK Bustami

Nusantaraku...
kau dikenal sebagai negara kepulauan
memiliki ratusan Kabupetan/Kota dan puluhan ribu Desa
merdeka berkat pejuang yang rela mengorbankan nyawa dan harta benda

Nusantaraku...
ingat kita akan PANCASILA sebagai pondasi negara,
yang dengannya kita dapat berkepribadian dalam mengarungi arus masa
selalu kita renungi Bhineka Tunggal Ika sebagai falsafah bangsa,
yang dengannya kita bisa hidup rukun bersama

Nusantaraku...
mengumbar ragam cerita bermakna dari banyak desa
menyimpan berbagai rupa sejarah, budaya dan agama
mengandung bermacam aneka tambang
memiliki berjuta aneka hayati di daratan serta lautan
melahirkan banyak tokoh dan pahlawan
mempunyai beribu bahasa pribumi
hingga semaraknya gaya tari

Nusantaraku...
tanahmu berbau harum lagi subur
udaramu segar dan sejuk untuk dihirup
berhektar sawah dan hutan luas membentang
gunung-gunung tegak menjulang
suasana asri pedesaan terhidang
pesona wisata memanjakan mata yang memandang
ramah tamah warga senantiasa menyambut dengan senang, sampai
rupa-rupa citarasa makanan khas daerah yang lezat dan nikmat siap disantap hingga kenyang

Nusantaraku...
entah, dimana lagi dapat ku temui negeri sejuta fenomena ini
sering ku dengar bumi berteriak lantang
“Indonesia Tanah Surga, tempat berdirinya Singgasana para Raja, Bersatunya Corak Budaya dan Agama”
kawan, aku yakin kau pun sadar akan hal itu

Nusantaraku...
kala kau jelajahi timur hingga barat
hanya satu kalimat yang dapat kau ucap
inilah rasa dan warna Indonesia
yang selalu dirindu dan membuat bangga
kini, telah ku pahami makna dari sebuah ungkapan “Aku Cinta Indonesia”…..
Advertisement

PENA TINTA DAN KERTAS BIASA

PENA TINTA DAN KERTAS BIASA
Oleh NK Bustami

Berilah aku pena dan tinta
tuk ku tuliskan pungutan kata
menjadi untaian kalimat rasa penuh makna
yang tertuang pada kertas biasa

Berilah aku pena dan tinta
tuk ku goreskan luapan kata
menjadi untaian kalimat rasa riuh gelora
yang tertuang pada kertas biasa

Berilah aku pena dan tinta
tuk ku torehkan ungkapan kata
menjadi untaian kalimat rasa penuh cinta
yang tertuang pada kertas biasa

Berilah aku pena dan tinta
tuk ku catatkan ragam kata
menjadi untaian kalimat rasa banyak cerita
yang tertuang pada kertas biasa

Berilah, berikanlah aku pena dan tinta
untuk mengisi lembaran kertas bias